PROPOSAL KEWIRAUSAHAAN
I. Daftar
Isi
I. Daftar Isi .................................................................................................................. 2
II. Ringkasan Eksekutif ................................................................................................ 3
III. Gambaran Umum Usaha.......................................................................................... 5
IV. Produk dan Jasa........................................................................................................ 7
V. Rencana Pemasaran ................................................................................................. 9
VI. Rencana Operasional .............................................................................................. 14
VII. Manajemen dan Struktur Organisasi ....................................................................... 17
VIII. Keuangan Pribadi.....................................................................................................18
IX. Rincian Biaya dan Modal ........................................................................................ 19
X. Rencana Keuangan .................................................................................................. 20
XI. Lampiran...................................................................................................................23
XII. Kesimpulan...............................................................................................................24
II. Ringkasan Eksekutif
Dengan membuat proposal ini, akan
mengetahui tentang bagaimana gambaran umum perusahaan yang saya buat, produk
dan jasa seperti apa yang saya produksi, bagaimana rencana pemasaran serta
rencana operasional yang saya akan lakukan untuk dapat mempromosikan produk
yang usaha saya jalankan, bagaimana struktur dan organisasi dalam pengolalaan
produk di perusahaan saya, bagaimana rincian biaya dan modal yang dikelola
untuk menjalankan usaha yang saya buat agar tidak terjadi kerugian pada
perusahaan, dan rencana keuangan yang dihasilkan untuk penjualan produk yang
saya buat.
Pada usaha yang saya jalankan saya
memilih nama Owl_feast karena Owl yang artinya burung hantu sedangkan feast
merupakan hari besar sehingga dalam penggabungan nama owl feast mempunyai makna
bahwa hari besar hantu jadi hari besar yang dimaksudkan disini adalah hari yang
menjual produk yang banyak, karena kebanyakn orang pada hari besar itu identik
dengan libur atau merayakan sesuatu sehingga membuat orang lain senang untuk
itu pada makna hari besar ini diharapkan konsumen senang atas adanya produk
usaha yang saya jual. Sedangkan untuk arti burung hantu sendiri ialah
diharapkan usaha yang saya jalankan menjadi besar dan berkembang karena burung
hantu merupakan burung yang berukuran besar. Untuk penggabungan nama antar owl
dan feast saya memilih tanda “_” daripada spasi karena saya ingin berbeda
dengan yang lain sehingga diharapkan dengan adanya perbedaan ini diharapkan
adanya ciri khas pada produk usaha yang saya jalankan.
Pada kali ini produk yang
dihasilkan oleh produk usaha saya adalah produk berupa alat tulis dengan
menyediakan berbagai macam alat tulis misalnya bolpoin, kertas hvs, folio,
kertas cover, tipe-x, dll dengan harga yang terjangkau dan barang yang
berkhualitas, serta saya juga memudahkan target untuk mendapatkan dengan barang
tanpa berbelit atau harus keluar rumah, dengan ini saya memakai sistem COD di
kampus dengan adanya COD ini memudahkan target untuk mendapat barang tanpa
harus keluar rumah dan target dapat juga kuliah, serta hal itu tidak
mempersulit saya, sehingga dengan adanya COD dapat menarik target untuk membeli
produk perusahaan saya. Sedangkan pelanggan yang saya targetkan adalah seorang
mahasiwa maupun mahasiswi tetapi tidak hanya itu target yang saya tentukan,
atau dapat juga anak-anak yang masih sekolah tetapi yang ditekankan disini
adalah seorang mahasiswa maupun mahasiswi, pemilik dari usaha adalah saya
sendiri begitu pula saya juga mengelola keuangan, rincian keuangan, dari modal
sampai dengan pemasaran produk perusahaan saya. Untuk prospektif kedepan produk
dari perusahaan saya adalah mempromosikan produk lebih luas agar produk usaha
saya lebih dikenali oleh orang lain serta tidak mengambil keuntungan yang
terlalu banyak agar harga tetap terjangkau dengan harga terjangkau akan menarik
target untuk semakin banyak membeli produk usaha saya.
Modal awal untuk produk usaha saya
yang saya geluti saya mendapatkan modal dengan cara meminjam uang di tabungan
saya sendiri, untuk biaya modal awal yang saya gunakan kurang lebih Rp. 150.000,-
dengan membeli alat tulis berupa bolpoin 2 pack, kertas hvs 1 rim, kertas folio
200 lembar, 40 lembar cover laporan HVS maupun Bufalo, 5 buah tipe x, dll saya
membeli alat tulis di toko yang harganya murah sehingga saya dapat mengambil keuntungan
dengan merinci biaya setiap alat yang saya beli kemudian saya menghitung untuk
harga satuan dan berapa harga yang saya akan jual kemudian saya menghitung
secara keseluruhan jumlah ke untungan bersih yang saya punyai, dengan cara
merinci biaya usaha dan menetapkan harga produk perusahaan saya, maka saya akan
mendapat keuntungan. Untuk pengembalian modal awal yang saya pinjam saya
memakai sistem rincian biaya juga jadi selain rincian biaya keuntungan yang
hitung saya juga akan memperkirakan biaya pengembalian modal awal.
III. Gambaran Umum Bisnis
Usaha yang saya geluti adalah menjual alat
tulis yang sering dibutuhkan oleh mahasiswa/i di kampus Universitas Islam
Indonesia, Mahasiwa/i sangat membutuhkan alat tulis untuk proses pembalajaran
di kelas dan mahasiwa/i biasanya malas keluar hanya untuk membeli alat tulis.
Sehingga saya berinisiatif di tengah-tengah masalah yang di alami oleh
mahasiwa/i di kampus Universitas Islam Indonesia dengan membuka usaha alat
tulis dan saya berinisiatif untuk memudahkan mahasiwa/i dengan adanya COD atau
Cost Order Delivery atau lebih mudahnya ada uang ada barang yang dilakukan
hanya di sekitaran kampus sehingga mahasiwa/i tidak perlu keluar rumah hanya
untuk membeli alat tulis saja.
Dalam menjalankan usaha yang saya geluti, pertama-tama yang saya lakukan
untuk mempromosikan usaha yang saya geluti agar mahasiswa/i dapat mengatahui
usaha yang saya jalankan saya akan mempromosikan di berbagai medial social
contohnya instgram, fb, line dengan adanya promosi teman-teman akan mengetahui
bahwa alat tulis dapat di beli di kampus dengan mudah, dengan saya
mempromosikan di berbagai media sosial teman-teman saya akan melihat sehingga
mereka akan tertarik untuk membeli usaha yang saya jalankan, setelah
teman-teman mengetahui otomatis mereka akan memberi tahukan kepada temannya
bahwa alat tulis dapat dibeli di kampus Universitas Islam Indonesia sehingga
usaha yang saya lakukan akan dapat diketahui mahasiswa/i lainnya tidak hanya
teman-teman saya yang mengetahui usaha yang saya jalankan. Dengan demikian saya
berharap agar tercapainya visi dan misi serta tujuan dari usaha yang saya
jalankan.
VISI : Dapat berwirausaha tanpa rasa takut,
menciptakan kemudahan untuk membeli alat tulis dengan harga terjangkau dan
berkualitas bagus, membuat usaha semakin berkembang.
MISI : Membuka usaha salah satunya dengan cara
berjualan alat tulis, alat tulis dapat dibeli di kampus dengan harga terjangkau
dan berkulitas bagus, tetap konsisten dalam menjalankan usaha yang saya geluti
dan selalu mempromosikan produk-produk usaha sehingga usaha akan semakin
berkembang.
TUJUAN : Dengan
membuat proposal ini diharapkan agar memenuhi tugas mata kuliah kewirausahaan, sebagai
penilaian atas pemahaman dan praktek tugas mata kuliah kewirausahaan yang
termasuk sebagai
mata kuliah softskill, serta dapat membuka peluang usaha tanpa rasa takut dan
berinovasi dalam berwirausaha.
Produk usaha yang saya geluti
akan di pasarkan untuk kalangan mahasiwa/i Universitas Islam Indonesia yang
diharapkan tidak hanya mahasiwa/i MIPA saja melainkan mahasiwa/i Universitas
Islam Indonesia.
Dalam produk usaha yang saya
geluti saya memilih waktu jangka panjang karena usaha yang saya lakukan adalah
menjual alat tulis sehingga penjualan itu tidak dapat habis untuk harian
sehingga saya memilih untuk jangka panjang. Berikut merupakan jangka panjang
dari produk usaha yang saya jalankan :
- Harga Kertas Hvs Rp 100,-/lembar
- Harga Kertas Folio Rp 200,-/lembar
- Harga Cover HVS Rp 500,-/2lembar
- Harga Cover Bufalo Rp 500/lembar
- Harga Bolpoin Rp 2.000/biji
- Harga Tipe X Rp 4.000/biji
- Harga klip laporan Rp 1.000,-/15biji
Kekuatan produk saya adalah
dapat di dapat dengan efiesien, menghemat waktu tidak perlu keluar rumah, mudah
di dapatkan di kampus, harga terjangkau sesuai dengan harga normal, kualitas
bagus, dan dapat dilakukan dengan COD di kampus Universitas Islam Indonesia. Saya
akan mengedepankan kualitas produk, serta kepuasaan pelanggan, sehingga produk yang saya geluti akan mampu
bersaing dengan produk-produk lain yang belum tentu harga terjangkau, kualitas
bagus, dan pertama kali produk alat tulis yang dapat COD an.
Kekurangan produk saya adalah
penjualan alat tulis yang tersedia hanyalah terbatas dan tidak komplit seperti
di toko alat tulis lainnya, banyaknya toko fotocopyan yang tidak hanya
menyediakan fotocopyan saja tetapi menjual macam-macam alat tulis, mudahnya
menjalankan bisnis ini sehingga membuat sebagian besar masyarakat tertarik
mengeluti usaha jenis ini, sehingga jumlah pedagang akan semakin meningkat dan
persaingan pasar semakin meningkat.
IV. PRODUK DAN JASA
Produk usaha yang saya geluti adalah
produk berupa macam-macam alat tulis yang sering digunakan oleh mahasiswa/i
dalam menjalankan aktivitas pembelajaran dikampus, untuk mencapai kebutuhan
mahasiwa/i dengan ini saya membuka peluang usaha dimana dapat dilihat dari
kebutuhan mahasiwa. Usaha yang akan saya jalankan berupa menyediakan berbagai
macam alat tulis yang sering dipakai oleh mahasiswa/i di kampus antara lain
adalah kertas HVS, kertas folio, cover laporan, bolpoin, tipe-x, clip laporan
sehingga dengan adanya usaha ini diharapkan dapat memudahkan mahasiwa/i
mendapatkan alat tulis tanpa harus keluar rumah untuk membeli.
Produk usaha yang saya geluti
mempunyai keunggulan yang tidak di dapatkan di toko alat tulis lain, yaitu
dengan COD (Cost Order Delivery) mempunyai sistem yang dapat di beli dengan
membayar langsung dan dapat menerima barang langsung serta tranksaksi yang
dilakukan dapat di daerah kampus sehingga memudahkan mahasiswa/i untuk membeli
produk usaha saya tanpa harus pergi jauh untuk dapat membeli alat tulis
sehingga mahasiwa/i dapat membeli alat tulis di kampus Universitas Islam
Indonesia dan mahasia/i juga dapat melaksanakan kegiatan perkuliahan tanpa
harus bolak-balik untuk membeli alat tulis, dengan adanya sistem tersebut
produk usaha yang saya hasilkan mampu bersaing dengan produk lain tidak hanya
itu tetapi kualitas alat tulis yang dijual mempunyai kualitas bagus apabila kualitas
alat tulis yang saya jual ternyata mempunyai kualitas jelek maka barang dapat
ditukarkan pada hari itu juga, serta produk yang saya hasilkan mempunyai harga
yang sesuai kantong mahasiswa/i atau harga pada umumnya sehingga tidak
membertakan kantong mahasiwa/i. Sedangkan kelemahan pada produk perusahaan saya
adalah hanya dapat dilakukan secara COD an di daerah kampus saja karena
keterbatasan waktu dan keterbatasan keuntungan, dan produk tidak terlalu
lengkap seperti toko-toko lain yang menyediakan komplit alat tulis karena
keterbatasan modal.
Sedangkan harga produk usaha yang saya geluti
merupakan harga yang terjangkau, berikut merupakan harga kisaran penjualan
usaha alat tulis yang saya geluti :
- untuk harga bopoin berkisar Rp. 2.000,-/1bolpoin
- untuk harga kertas HVS berkisar Rp. 100,-/lembar (berat 80gr)
- untuk harga kertas folio berkisar Rp. 200,-/lembar
- untuk harga kertas cover bufalo berkisar Rp. 500,-/lembar
- untuk harga kertas cover HVS berkisar Rp. 500,-/2lembar
- untuk harga tipe x berkisar Rp. 4.000,-/biji
- untuk harga klip laporan berkisar Rp. 1.000,-/15 biji
V. RENCANA
PEMASARAN
5.1 Pemasaran
Strategi pemasaran adalah
pengambilan keputusan-keputusan tentang biaya pemasaran, bauran pemasaran,
alokasi pemasaran dalam hubungan dengan keadaan persaingan. Sudah jelas
diterangkan bahwa perlu adanya strategi pemasaran yang efisien sehingga usaha
yang dijalankan mempunyai strategi dan dapat mewujudkan visi dan tujuan dari
usaha itu sendiri. Apabila dalam usaha tidak mempunyai strategi dalam
pemasaran, usaha yang dijalankan akan terbelenggu dan tidak tahu arah usaha itu
kemana akan jadinya sehingga tidak dapat mewujudkan visi dan tujuan dari usaha
tersebut. Dengan perkembangan zaman yang semakin maju ini dan persaingan pasar yang
semakin ketat, kita haruslah mempunyai strategi usaha yang matang sehingga
usaha yang kita jalankan dapat bersaing dengan usaha lainnya dan tidak
ketinggalan tren.
Dalam riset pemasaran mempunyai 2 macam data
yaitu data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang hanya dapat
kita peroleh dari sumber asli atau pertama, sedangkan data sekunder adalah data
yang sudah tersedia sehingga kita tinggal mencari dan mengumpulkan. Jika data
primer harus secara langsung kita ambil dari sumber aslinya, melalui narasumber
yang tepat dan yang kita jadikan responden dalam penelitian, maka data sekunder
dapat kita peroleh dengan lebih mdah dan cepat karena sudah tersedia misalnya
perpustakaan, perusahaan-perusahaan, organisasi-organisasi perdagangan, biro
pusat statistik, dan kantor pemerintah. Dalam riset pemasaran usaha yang saya
jalankan saya mengambil data primer yang datanya saya peroleh dari narasumber
yaitu masyarakat sekitar Universitas Islam Indonesia, tentang berapa banyak
usaha yang digeluti dalam bidang penjualan alat tulis. Untuk jumlah toko
fotocopyan serta toko alat tulis di sekitaran kampus terpadu Universitas Islam
Indonesia berisar kurang lebih 20 toko fotocopyan serta toko alat tulis.
5.2 Ekonomi
Pada usaha alat tulis yang saya geluti saya akan menargetkankan konsumen
80% yaitu 60% konsumen berasal dari mahasiwa/i MIPA karena ruang lingkup yang
kecil dibandingkan dengan mahasiwa/i seluruh Universitas Islam Indonesia dan
fakultas MIPA merupakan fakultas saya sendiri sehingga lebih mudah untuk
mempromosikan usaha yang saya geluti kepada mahasiwa/i MIPA, untuk 20% saya
mentargetkan kepada mahasiwa/i Universitas Islam Indonesia yang mempunyai ruang
lingkup yang besar. Permintaan mahasiwa/i merupakan permintaan yang sangat
besar karena mahasiwa/i membutuhkan alat tulis dalam mengerjakan laporan maupun
proses pembelajaran. Sedangkan tren yang terdapat pada era modern ini adalah
penjualan dengan sistem delivery maupun COD dengan adanya tren ini saya tidak ingin
ketinggalan tren sehingga saya mencoba sistem COD apabila saya memakai sistem
delivery harga alat tulis akan dinaikkan karena bertambahnya uang subsidi.
Untuk hambatan yang terjadi di dalam usaha saya adalah persaingan yang semakin
ketat, banyak toko-toko lain yang menjual alat tulis yang lebih lengkap, lebih
unik, dan kualitas alat tulis yang diperjualakan oleh toko lain mempunyai
kualitas yang lebih baik. Untuk mengatasi hal tersebut maka saya mempunyai
sistem COD, mencoba melengkapi penjualan alat tulis yang saya jual, menyediakan
alat tulis yang unik seperti bolpoin yang ujungnya berbentuk bunga, serta
kualitas alat tulis yang saya jual mempunyai kualitas yang baik dan tidak kalah
dengan toko-toko lain. Beberapa hal yang
dapat mempengaruhi usaha yang saya jalankan anatar lain apabila saya merubah
harga produk usaha saya, maka konsumen akan berhenti untuk membeli produk usaha
saya, dan jika saya juga merubah kualitas alat tulis yang sebelumnya
berkualitas bagus menjadi kualitas yang jelek akan membuat konsumen enggan lagi
untuk membeli produk usaha yang saya jalankan.
5.3 Produk
Produk usaha yang saya jalankan
merupakan produk yang penjualannya dengan satuan biji sehingga memudahkan
konsumen untuk membeli sehingga konsumen dapat membeli produk dalam jumlah yang
banyak maupun jumlah yang sedikit hal tersebut menjadikan konsumen serta
pemilik lebih mudah untuk menghitungnya. Sehingga dapat menguntungkan kedua
belah bihak dari pemilik usaha maupun konsumen. Serta keutamaan dalam produk
ini adalah sistem COD an di kampus terpadu Universitas Islam Indonesia, sistem
tersbut merupakan sistem yang jarang
dipakai oleh toko-toko lain, selain itu keutamaannya adalah mengutamakan
kepuasan pelanggan dalam melayani dan kualitas suatu produk usaha yang dapat
berpengaruh terhadap promosi usaha.
5.4
Konsumen
Konsumen yang ditargetkan pada
usaha yang saya jalan adalah mahasiswa/i Universitas Islam Indonesia yang tidak
hanya mahasiswa/i MIPA saja, mahasiwa/i yang ditargetkan tidak terdapat batasan
usia untuk membeli produk usaha yang saya jalankan , tidak ditargetkan untuk batasan
semester berapa yang diperbolehkan membeli produk usaha yang saya jalankan,
sehingga semua usia semua jurusan dapat membeli produk usaha yang saya
jalankan, yang ditargetkan hanyalah mahasiwa/i baik laki-laki maupun perempuan
sebagai mahasiswa/mahasiswi Universitas Islam Indonesia.
5.5
Kompetisi
Kompetisi atau saingan yang dihadapi oleh
usaha yang saya jalani ialah toko-toko yang menyediakan alat tulis yang berada
di daerah kampus terpadu Universitas Islam indonesia, seperti toko fotocopyan
yang menyediakan alat tulis, toko alat tulis. Setelah melakukan pengamatan di
daerah sekitar kampus terpadu Universitas Islam Indonesia terdapat kurang lebih
20 toko yang menjual alat tulis. Berikut merupakan daftar toko dan alamatnya :
- 2 toko fotocopyan di samping jalan masuk kampus terpadu Universitas Islam Indonesia
- 3 toko fotocopyan di daerah Lodadi
- 2 toko fotocopyan di daerah depan University Residance
- 2 toko fotocopyan di daerah belakang MIPA
- 3 toko fotocopyan di daerah belakang FTSP
- 6 toko fotocopyan di area kampus di dalam setiap fakultas
- 2 toko alat tulis di area jalan kaliurang KM 13
Dengan
adanya persaingan yang ketat membuat usaha yang saya jalankan tidak merendah diri
dibandingkan dengan toko-toko yang sudah besar melainkan membuat usaha yang
saya jalankan semakin berinovasi dan berkreasi sehingga menciptakan hal-hal
yang baru yang membuat konsumen semakin tertarik untuk membeli produk usaha
yang saya jalankan. Hal-hal baru tersebut merupakan sesuatu yang diciptakan
yang belum ada di dalam toko-toko lainnya seperti halnya sistem COD atau Cost
Order Delivery dengan adanya sistem tersebut dapat menguatkan produk usaha yang
saya jalankan dan berani bersaing dengan toko-toko lain.
Berikut merupakan tabel analisis kompetitif :
Faktor
|
Produk
saya
|
Kekuatan
|
Kelemahan
|
Kompetitor
A
|
Kompertitor
B
|
Pentingnya
untuk Konsumen
|
Produk
|
Alat
tulis
|
√
|
Alat
tulis
|
Alat
tulis + fotocopy
|
5
|
|
Harga
|
Terjangkau
|
√
|
Mahal
|
Mahal
|
10
|
|
Kualitas
|
Bagus
|
√
|
Bagus
|
Bagus
|
10
|
|
Pilihan
|
Sedikit
|
√
|
Banyak
|
Banyak
|
10
|
|
Layanan
|
COD
|
√
|
-
|
-
|
10
|
|
Kepercayaan
|
Bagus
|
√
|
Bagus
|
Bagus
|
10
|
|
Stabilitas
|
Sabil
|
√
|
Stabil
|
Stabil
|
10
|
|
Keahlian
|
-
|
-
|
-
|
-
|
-
|
-
|
Reputasi
|
Lumayan
|
√
|
Baik
|
Baik
|
10
|
|
Lokasi
|
Sekitar
UII
|
√
|
Di toko
|
Di kampus
|
10
|
|
Penampilan
|
Menarik
|
√
|
Tidak
menarik
|
Menarik
|
10
|
|
Metode
promosi
|
Media
sosial
|
√
|
Tidak ada
|
Tidak ada
|
10
|
|
Kredit
|
Kredit
|
√
|
Tidak ada
|
Tidak ada
|
7
|
|
Iklan
|
-
|
-
|
-
|
-
|
-
|
-
|
Gambar
|
Poster
|
√
|
Tidak ada
|
Tidak ada
|
7
|
Keterangan :
1 = kritikan
5 = tidak sangat penting
7 = lumayan penting
10 = sangat penting
5.6 Keistimewaan Produk
Dalam produk usaha yang saya
jalankan ke istimewaan dari produk ini adalah adanya sistem COD yang tidak di
miliki oleh produk-produk lainnya, barang dari produk juga berkualitas, harga
terjangkau, serta mempunyai sistem pengkreditan.
5.7 Strategi
Strategi untuk produk usaha yang saya
lakukan adalah mempromosikan produk di berbagai media sosial seperti instagram,
line, facebook, twitter. Saya lebih memilih mempromosikan di berbagai media
sosial karena tidak membutuhkan modal yang besar, modal yang digunakan hanyalah
paketan data internet serta dengan mempromosikan di media sosial mahasiwa/i
lebih tertarik dibandingan brosur yang di jalan yang hanya di buang dan tidak
di baca untuk meminimalisirkan hal tersebut saya mempromosikan dengan cara
mengunggah foto atau video tentang produk usaha yang saya hasilkan di berbagain
macam media sosial sehingga membuat mahasiwa/i membaca dan mengatahui produk
usaha yang saya jalankan serta saya tidak akan ketinggalan tren yang
berlangsung di era modern ini. Dengan mempromosikan di berbagai media sosial
mempunyai keuntungan yang cukup besar antara lain waktu efisien, tidak
membutuhkan uang untuk mencetak.
VI. RENCANA OPERASIONAL
Rencana pengoperasian pada produk usaha
yang saya lakukan pertama tama saya akan mengupload poster tentang usaha yang
akan saya lakukan dan di dalam poster tersebut terdapat kontak yang dapat
dihubungi sehingga membuat mahsiwa/i mudah untuk membeli setelah beberapa
mahasiswa/i yang mengontak atau menghubungi saya untuk oder kemudian kita
menentukan hari dan tempat untuk CODan. Apabila teman sekelas membeli usaha
yang saya jalankan teman-teman hanya meminta dan barang akan saya bawakan pada
saat mata kuliah berikutnya atau pada saat hari berikutnya.
- Produk
Produk
usaha yang saya lakukan mempunyai sistem COD atau Cost Order Delivery yaitu
dapat dibeli langsung dan membayar secara langsung, produk usaha yang saya
lakukan juga mempunyai kulitas yang bagus semisal tidak terdapat coretan pada
kertas HVS, atau contoh lain bolpoin yang di jual tidak macet dan dapat
digunakan untuk menulis secara lancar dan tebal apabila dibuat untuk menulis.
Dan pada produk usaha yang saya lakukan mempunyai layanan pelanggan apabila
pelanggan tidak puas dengan produk yang dia beli atau terdapat coretan pada
produk usaha yang saya jalankan maka konsumen atau pelanggan dapat
mengembalikan produk tersebut atau dapat juga dengan menukar produk tersebut
dengan produk yang bagus dan kosumen juga dapat memilah milah produk usaha yang
saya jalankan.
- Lokasi
Produk
dari usaha saya, saya akan menjual produk saya di sekitar kampus terpadu
Universitas Islam Inonesia atau sekitar jalan kaliurang km 12-14 sehingga
dengan adanya pembatasan lokasi dapat meminimalisir biaya COD yang membutuhkan
biaya untuk subsidi. Dengan lokasi di sekitaran kampus akan memudahkan
mahasiwa/i untuk membeli dan tidak membutuhkan biaya banyak untuk subsidi.
- Legalitas Lingkungan
Pada
usaha yang jalankan saya tidak mempunyai surat izin berjualan dari pemerintah,
surat permohonan berjualan, surat izin tempat berjualan, maupun jaminan
asuransi secara harfiah usaha yang saya jalankan tidak lah legal karen usaha
yang jalankan tidak mempunyai surat izin pemerintahan, tidak terdapat pula
jaminan asuransi karena usaha yang saya jalankan adalah usaha kecil yang
modalnya kurang dari Rp 500.000,- sehingga tidak perlu adanya surat izin
berjualan maupun jaminan asuransi.
- Personal
Usaha
yang saya geluti merupakan usaha kecil-kecil yang modalnya kurang dari Rp.
500.000,- sehingga dalam mengelola usaha yang saya jalankan yang bertugas sebagai
manager adalah saya sendiri, yang bertugas untuk mengelola keungan, pemasaran,
mengelola strategi adalah saya sendiri dan pada usaha yang saya jalankan juga
tidak mempunyai karyawan karena usaha ini merupakan usaha personal.
- Inventaris
Produk
usaha yang saya jalankan mempunyai sistem supplier yaitu dengan cara saya
membeli macam-macam alat tulis di toko yang lebih murah atau toko yang
mempunyai sistem grosiran dengan begitu saya dapat mendapatkan keuntungan
walaupun sedikit kemudian saya menjual barang tersebut kepada konsumen.
Sehingga produk usaha yang saya jalankan ready stock atau barang selalu ada
tanpa harus menunggu lama beberapa hari baru ada produknya atau pre order.
- Kebijakan Kredit
Pada
produk usaha yang saya jalankan saya mempunyai sistem pengkreditan yaitu
memberi jangka waktu kepada konsumen dengan jangka waktu yang sudah ditentukan.
Pada sistem ini peng kreditan atau sistem piutang hanya boleh dilakukan oleh
pelanggan atau konsumen yang setia memakai produk usaha yang saya jalankan, dan
sistem piutang ini tidak untuk konsumen baru karena saya tidak mengatahui
dengan pasti alamat, nama, serta tempat tinggal sehingga ditakutkan akan
terjadi hal yang tidak di inginkan yaitu tidak membayar produk usaha saya
sehingga hanya sistem peng kreditan ini hanya boleh dilakukan oleh pelanggan
yang sudah lama memakai produk usaha saya atau dapat juga dengan teman-teman
sekelas sehingga sehingga hal yang tidak di inginkan akan terminimalisir. Sedangkan
untuk jangka waktu pengkreditan minimal selama 1 hari setelah pembelian produk
usaha atau maksimal selama 7 hari atau seminggu setelah pembelian produk usaha
saya, dan pembayaran dilakukan secara langsung dengan tempat yang sudah
disesuaikan, apabila yang mengkredit adalah teman-teman saya maka pembayaran
kredit dapat di kelas.
- Pengelolaan Pemasukan
Berikut
merupakan kisaran pemasukan keuntungan bersih serta termasuk piutang dari
penjualan produk usaha yang saya jalankan kurang lebih selama lebih dari 90
hari :
Total
|
Sedang berjalan
|
30
hari
|
60
hari
|
90
hari
|
Lebih dari 90
hari
|
|
Pemasukan keuangan
|
Rp 200.000
|
Rp 50.000
|
Rp 50.000
|
Rp 50.000
|
Rp 50.000
|
>Rp 50.000
|
VII. Manajemen dan Struktur Organisasi
Usaha yang saya jalankan merupakan
usaha yang kecil-kecil yang mulai baru memulai usaha dan merintis dari bawah
sehingga dalam mengelola usaha yang saya jalankan saya mengolola sendiri,
karena usaha ini sangat kecil dan baru akan memulai sehingga saya tidak
mempunyai karyawan sedangkan untuk manager dari usaha ini adalah saya sendiri. Untuk
pengelolaan keuangan dari biaya pemasukan biaya pembelian saya kelola sendiri,
untuk pemasaran produk usaha yang saya jalankan juga saya mengelola sendiri.
Sehingga dengan mengelola sendiri saya akan sedikit mengeluarkan biaya
pengeluaran karena saya tidak perlu menggaji orang lain untuk menjadi karyawan
saya. Dan usaha yang saya jalankan hanyalah usaha yang sangat kecil dan tidak
memerlukan karyawan dengan mengelola semua kegiatan saya sendiri saya akan
belajar dari pengelaman mengelola biaya agar tidak jadi kesalahan sehingga
tidak terjadi kerugian dan dengan mengelola pemasaran produk usaha saya sendiri
saya juga akan mengetahui perkembangan pasar di era modern ini sehingga membuat
saya untuk termontivasi agar menciptakan inovasi yaitu hal yang tidak dimiliki
oleh produk lain dan hal tersebut tidak terduga sehingga poduk usaha yang
jalankan akan tetap bertahan di era yang modern ini dan mampu bersaing dengan
produk-produk lainnya.
VIII. Keuangan
Pribadi
Dalam usaha yang saya jalankan saya
akan membedakan keuangan pribadi dengan keuntungan produk usaha saya dengan membedakan
keuangan pribadi dengan keuntungan usaha saya akan mengetahui seberapa banyak
keuntungan yang saya dapat, apabila keuntungan yang saya dapat masih kecil maka
saya harus lebih giat bekerja keras dalam mempromosikan produk usaha saya karen
keuntungan penjualan di tentukan oleh promosi suatu produk itu sendiri. Apabila
keuntungan yang saya dapat lumayan cukup banyak maka saya akan mengetahui
pemasaran produk usaha saya cukup lumaayan bagus tetapi dengan keuntungan yang
saya dapat lumayan banyak saya tidak akan merasa bangga pada titik itu jika
saya merasa bangga atas hasil yang saya dapatkan saya tidak akan termotivasi
lagi untuk mendapatkan keuntungan yang lebih lagi dan keuntungan lumayan yang
cukup bagus itu saya akan mempergunakan untuk membeli produk lebih banyak lagi
dan lebih melengkapi produk yang tidak ada sebelumnya shingga menjadikan produk
saya akna terus bertambahnya barang dan bertamabahnya macam-macam produk usaha
yang saya jual sehingga konsumen akan mendapat banyak pilihan dan saya dapat
memenuhi kebutuhan konsumen secara lengkap.
Usaha yang saya jalankan, saya
meminjam modal dari keuangan saya sendiri tetapi saya akan mengenmbalikan uang
modal tersebut selama 3 bulan sehingga hasil dari keuntungan murni penjualan
setelah 3 bulan awal pengenmbalian modal yaitu kira-kira sebesar Rp
100.000/bulan.
IX. Rincian
Biaya dan Modal
Dalam usaha yang saya jalankan ini, usaha
ini akan berjalan lancar apabila kita mendapatkan modul sehingga dalam membuat
usaha hal yang harus diperhatikan atau hal yang sangat penting adalah modal,
dengan modal ini akan diketahui banyak atau sedikitnya produk yang dihasilkan
contohnya pada usaha yang saya lakukan mempunyai modal hanya sedikit sehingga
berefek pada produksi yang saya hasilkan akan tidak lengkap dan jumlah sangat
terbatas. Akan tetapi modal tidak hanya berupa uang melainkan dapat berupa jasa
misalnya bakat menyanyi berarti orang tersebut mempunyai modal menyanyi.
Untuk usaha yang saya jalankan saya
membutuhkan modal berkisar Rp 150.000,- untuk membeli macam-macam alat tulis,
dengan mendapatkan modal sebesar Rp 150.000,- saya memakai uang tabungan saya
sendiri sehingga tidak meminta modal ke orang tua. Dengan menabung setiap
minggu berkisar Rp 50.000,- maka selama 1 bulan sudah akan menghasilkan modal
yang cukup lumayan untuk usah alat tulis. Setelah saya mendapatkan keuntungan
saya akan mempergunakan sebagian hasil keuntungan tersebut untuk menjadikan
modal tersebut semisal saya meminjam uang untuk modal sebesar Rp 150.000,- dan
setiap bulan saya mendaptkan keuntungan bersih sebanyak Rp 100.000,- apabila
perhitungan keungan setiap modal maka setengah dari keuntungan bersih yang saya
dapat akan saya gunakan untuk modal selanjutnya yaitu sebesar Rp 50.000,- dan
sisa Rp 50.000,- akan saya simpan untuk pengemabalian modal awal yang berjumlah
Rp 150.000,- sehingga saya dapat mengembalikan modal awal selama 3 bulan,
setelah mengembalikan modal awal, maka 4 bulan berikutnya merupakan keuntungan
bersih saya tanpa pengembalian modal awal tetapi hasil keuntungan bersih tetap
di bagi 2 untuk keuntungan pribadi dan untuk modal selanjutnya atau pembelian
produk yang kurang lengkap atau produk mempunyai stock kosong maka setengah
dari hasil keuntungan bersih tersebut dapat di pergunakan untuk membeli produk
yang stocknya kosong.
X. Rencana Keuangan
Pada rencana keuangan usaha yang saya
jalankan akan berlangsung selama 12 bulan apakah usaha yang saya jalankan sudah
mempunyai keuntungan atau kerugian dan rencana keuangan yang bagaimana yang
saya inginkan dalam menjalankan usaha yang saya janlankan.
10.1
Keuntungan selama 12 bulan dan Mengatasi Kerugian
Selama 12 bulan keuntungan yang di
dapat di harapkan mempunyai keuntungan yang lumayan besar untuk keuntungan 12
bulan apabila keuntungan bersih Rp 50.000 pada bulan ke 3 yaitu pelunasan modal
awal dan keuntungan bersih dari uang modal, selanjutnya kemudian Rp 50.000,- x
8 = Rp 400.000,- selama 12 bulan. Biaya tersebut merupakan biaya kisaran yang
dalam fakta nyata kisaran tersebut bisa menjadi lebih banyak maupun lebih
mengecil hal-hal yang memperngaruhi keuntungan adalah jumlah konsumen dan
bagaiman suat usah atersebut mempromosikan produk usahanya.
Sedangkan
untuk mengatasi hal yang tidak di inginkan yaitu mengalami kerugian karena
dalam berwirausaha kita haruslah siap untuk mendapatkan kerugian karena dengan adanya kerugian kita akan
mengetahui bahwa cara yang kita lakukan salah atau kita salah mengabil peluang
sehingga apabila usaha yang saya jalankan mengalami kerugian saya akan mencoba
bangkit kembali dengan strategi yang baru sehingga tidak terjadi kesalahan lagi
dan tidak menyeseli serta tidak myerah apabila terjadi kerugian pada usaha yang
jalankan.
10.
2 Keuntungan selama 3 tahun
Setelah usaha yang saya jalankan mempunyai
keuntunga di setiap tahun kemudian di kali dengan 3 jadi perhitungan per tiap 3
bulan sekali dengan adanya perhitunan itu bahwa seberapa tinggi mahasiwa/i
dalam memakai usaha yang saya hasilkan. Misalnya keuntungan yang di dapat per
tahun Rp 400.000 x 3 = Rp 1.200.000 per 3 tahun. Keuntungan tersebut merupakan
keuntungan kisaran saja apabila produk di tambah dan konsumen juga bertambah
maka keuntungan akan semakin besar untuk di dapat.
10.3
Rencana Penjualan
Dalam usaha yang saya jalankan saya
mempunyai rencana untuk menjual produk di sekitaran kampus Universitas Islam
Indonesia dan mempromosikan produk melalui media sosial serta produk usaha saya
mempunyai sistem COD an dan dapat di kredit tetapi hanya untuk pelanggan. COD
merupakan uasaha yang mempunyai sistem ada uang ada barang . dengan sistem
pembayaran yang langsung diberikan tanpa menunggu beberapa hari untuk
mendapatkan barangnya. Serta sistem peng kreditan yang hanya dapa dilakukan
oleh pelanggan yang sudah lama memakai produk usaha saya.
10.4
Lembar Keseimbangan
Dalam usaha yang sukses akan memiliki
keseimbangan yang bagus karena seimbang antara menegemen dan laporan. Dalam hal
ini usaha yang saya lakukan mencoba seimbang dengan kualitas produk yang selalu
bagus, mengedepankan kepuasan pelanggannya, harganya selalu sesuai dengan
kantong mahasiswa atau dalam kata lain murah, serta mempunyai sistem CODan yang
tidak dimiliki oleh produk-produk lainnya.
10.5
Analisi Data
Berikut
merupakan kisaran tentang analisis data tentang modal awal, pembelian produk,
penjualan produk, pengembalian modal awal usaha yang saya jalankan :
- Modal awal : Rp 150.000,-
- Pembelian Produk : Rp 5.955/satuan
- Harga Kertas HVS (Rp 33.000/1 RIM) berat 80gram = Rp 66/lembar
- Harga Kertas Folio (Rp 26.000/500 lembar) = Rp 52/lembar
- Harga Cover HVS (Rp 5.000/20 lembar) Rp 250/lembar
- Harga Cover Bufalo (Rp 8.000/20 lembar) Rp 400/lembar
- Harga Bolpoin (Rp 35.000/24 biji) Rp 1.458,833/biji
- Harga Tipe X (Rp 18.500/5 biji) Rp 3.700/biji
- Harga Klip Laporan (Rp 1.700/60 biji) Rp 28,333/biji
- Penjualan Produk : Rp 8.300/satuan
- Harga Kertas HVS Rp 100,-/lembar
- Harga Kertas Folio Rp 200,-/lembar
- Harga Cover HVS Rp 500,-/2lembar
- Harga Cover Bufalo Rp 500/lembar
- Harga Bolpoin Rp 2.000/biji
- Harga Tipe X Rp 4.000/biji
- Harga klip laporan Rp 1.000,-/15biji
- Keuntungan yang di dapatPenjualan Produk – Pembelian ProdukRp 8.300 – Rp 5.955= Rp 2.345 x 30 hari= Rp 70.350/bulan à Rp 100.000/bulan (sudah termasuk semua)Perhitungan di atas merupakan perhitungan satuan perbiji, belum termasuk perhitungan seluruhnya. Contohnya kertas HVS di jual Rp. 100 dan di beli Rp 66 sehingga untuk keuntungan kertas HVS sendiri Rp 44/lembar kertas dan belum di kalikan dengan pembeliannya yang harusnya 1 RIM apabila di kalikan dengan 1 RIM maka Rp 44 x 500 = Rp 22.000 sehingga keuntungan yang diperoleh semakin banyak. Keuntungan yang di dapat di bulatkan menjadi Rp 100.000 sudah termasuk perhitungan semua pembulatan ditujukan agar perhitungan pengembalian modal lebih gampang untuk menghitung.
- Pengembalian Modal :Keuntungan Rp 100.000/bulanDianalogkan untuk pengembalian Modal Awal 50% dan Pembelian Modal selanjutnya 50% atau Modal Selanjutnya
- Modal Awal Rp 100.000 x 50%= Rp 50.000
- Modal Selanjutnya Rp 100.000 x 50%= Rp 50.000Sehingga modal awal dapat dikembalikan Rp 150.000 selama 3 bulan (Rp 50.000/bulan x 3 = Rp 150.000)
XI. Lampiran
Logo
usaha Label
harga alat tulis grosiran
Poster
usaha
XII. Kesimpulan
Pada usaha yang saya jalankan saya
memakai modal dengan uang tabungan saya sendiri sehingga saya tidak meminjam
uang untuk modal di bank karena usaha yang saya geluti ini merupakan usah
kecil-kecilan saja yang baru memulai untuk merintis dari awal dan dalam usaha
yang saya jalankan tidak ada penanamn saham karena usaha syang saya jalankan
sangatlah baru.
Produk usaha saya menjual tentang
macam-macam alat tulis yang dibutuhkan oleh mahasiswa/i kampus Universtitas
Islam Indonesia yang menjual alat tulis dengan harga yang terjangkau, kualitas bagus,
selalu mengedepankan kepuasan pelanggan, serta mempunyai sistem COD dan
pengkreditan yang hanya bisa dilakukan oleh pelanggan yang sudah lama,
pengkreditan ini mempunyai jangka waktu tertentu yang sudah ditentukan. Usaha
yang saya jalankan hanya bermodal senilai Rp 150.000. Usaha yang saya jalankan berlokasi
di daerah sekitar kampus terpadu Universitas Islam Indonesia, kemudian usaha
yang jalankan saya akan mempromosikan lewat postingan di media sosial contohnya
instagram, line, facebook, twitter.
Komentar
Posting Komentar