PROPOSAL KEWIRAUSAHAAN



I.         Daftar Isi



I.        Daftar Isi .................................................................................................................. 2



II.      Ringkasan Eksekutif ................................................................................................ 3



III.     Gambaran Umum Usaha.......................................................................................... 5



IV.     Produk dan Jasa........................................................................................................ 7



V.      Rencana Pemasaran ................................................................................................. 9



VI.     Rencana Operasional .............................................................................................. 14



VII.   Manajemen dan Struktur Organisasi ....................................................................... 17



VIII.  Keuangan Pribadi.....................................................................................................18



IX.     Rincian Biaya dan Modal ........................................................................................ 19



X.      Rencana Keuangan .................................................................................................. 20



XI.     Lampiran...................................................................................................................23



XII.   Kesimpulan...............................................................................................................24

















II.        Ringkasan Eksekutif



            Dengan membuat proposal ini, akan mengetahui tentang bagaimana gambaran umum perusahaan yang saya buat, produk dan jasa seperti apa yang saya produksi, bagaimana rencana pemasaran serta rencana operasional yang saya akan lakukan untuk dapat mempromosikan produk yang usaha saya jalankan, bagaimana struktur dan organisasi dalam pengolalaan produk di perusahaan saya, bagaimana rincian biaya dan modal yang dikelola untuk menjalankan usaha yang saya buat agar tidak terjadi kerugian pada perusahaan, dan rencana keuangan yang dihasilkan untuk penjualan produk yang saya buat.

             Pada usaha yang saya jalankan saya memilih nama Owl_feast karena Owl yang artinya burung hantu sedangkan feast merupakan hari besar sehingga dalam penggabungan nama owl feast mempunyai makna bahwa hari besar hantu jadi hari besar yang dimaksudkan disini adalah hari yang menjual produk yang banyak, karena kebanyakn orang pada hari besar itu identik dengan libur atau merayakan sesuatu sehingga membuat orang lain senang untuk itu pada makna hari besar ini diharapkan konsumen senang atas adanya produk usaha yang saya jual. Sedangkan untuk arti burung hantu sendiri ialah diharapkan usaha yang saya jalankan menjadi besar dan berkembang karena burung hantu merupakan burung yang berukuran besar. Untuk penggabungan nama antar owl dan feast saya memilih tanda “_” daripada spasi karena saya ingin berbeda dengan yang lain sehingga diharapkan dengan adanya perbedaan ini diharapkan adanya ciri khas pada produk usaha yang saya jalankan.

            Pada kali ini produk yang dihasilkan oleh produk usaha saya adalah produk berupa alat tulis dengan menyediakan berbagai macam alat tulis misalnya bolpoin, kertas hvs, folio, kertas cover, tipe-x, dll dengan harga yang terjangkau dan barang yang berkhualitas, serta saya juga memudahkan target untuk mendapatkan dengan barang tanpa berbelit atau harus keluar rumah, dengan ini saya memakai sistem COD di kampus dengan adanya COD ini memudahkan target untuk mendapat barang tanpa harus keluar rumah dan target dapat juga kuliah, serta hal itu tidak mempersulit saya, sehingga dengan adanya COD dapat menarik target untuk membeli produk perusahaan saya. Sedangkan pelanggan yang saya targetkan adalah seorang mahasiwa maupun mahasiswi tetapi tidak hanya itu target yang saya tentukan, atau dapat juga anak-anak yang masih sekolah tetapi yang ditekankan disini adalah seorang mahasiswa maupun mahasiswi, pemilik dari usaha adalah saya sendiri begitu pula saya juga mengelola keuangan, rincian keuangan, dari modal sampai dengan pemasaran produk perusahaan saya. Untuk prospektif kedepan produk dari perusahaan saya adalah mempromosikan produk lebih luas agar produk usaha saya lebih dikenali oleh orang lain serta tidak mengambil keuntungan yang terlalu banyak agar harga tetap terjangkau dengan harga terjangkau akan menarik target untuk semakin banyak membeli produk usaha saya.

           Modal awal untuk produk usaha saya yang saya geluti saya mendapatkan modal dengan cara meminjam uang di tabungan saya sendiri, untuk biaya modal awal yang saya gunakan kurang lebih Rp. 150.000,- dengan membeli alat tulis berupa bolpoin 2 pack, kertas hvs 1 rim, kertas folio 200 lembar, 40 lembar cover laporan HVS maupun Bufalo, 5 buah tipe x, dll saya membeli alat tulis di toko yang harganya murah sehingga saya dapat mengambil keuntungan dengan merinci biaya setiap alat yang saya beli kemudian saya menghitung untuk harga satuan dan berapa harga yang saya akan jual kemudian saya menghitung secara keseluruhan jumlah ke untungan bersih yang saya punyai, dengan cara merinci biaya usaha dan menetapkan harga produk perusahaan saya, maka saya akan mendapat keuntungan. Untuk pengembalian modal awal yang saya pinjam saya memakai sistem rincian biaya juga jadi selain rincian biaya keuntungan yang hitung saya juga akan memperkirakan biaya pengembalian modal awal.











































III. Gambaran Umum Bisnis



             Usaha yang saya geluti adalah menjual alat tulis yang sering dibutuhkan oleh mahasiswa/i di kampus Universitas Islam Indonesia, Mahasiwa/i sangat membutuhkan alat tulis untuk proses pembalajaran di kelas dan mahasiwa/i biasanya malas keluar hanya untuk membeli alat tulis. Sehingga saya berinisiatif di tengah-tengah masalah yang di alami oleh mahasiwa/i di kampus Universitas Islam Indonesia dengan membuka usaha alat tulis dan saya berinisiatif untuk memudahkan mahasiwa/i dengan adanya COD atau Cost Order Delivery atau lebih mudahnya ada uang ada barang yang dilakukan hanya di sekitaran kampus sehingga mahasiwa/i tidak perlu keluar rumah hanya untuk membeli alat tulis saja.

              Dalam menjalankan usaha yang saya geluti, pertama-tama yang saya lakukan untuk mempromosikan usaha yang saya geluti agar mahasiswa/i dapat mengatahui usaha yang saya jalankan saya akan mempromosikan di berbagai medial social contohnya instgram, fb, line dengan adanya promosi teman-teman akan mengetahui bahwa alat tulis dapat di beli di kampus dengan mudah, dengan saya mempromosikan di berbagai media sosial teman-teman saya akan melihat sehingga mereka akan tertarik untuk membeli usaha yang saya jalankan, setelah teman-teman mengetahui otomatis mereka akan memberi tahukan kepada temannya bahwa alat tulis dapat dibeli di kampus Universitas Islam Indonesia sehingga usaha yang saya lakukan akan dapat diketahui mahasiswa/i lainnya tidak hanya teman-teman saya yang mengetahui usaha yang saya jalankan. Dengan demikian saya berharap agar tercapainya visi dan misi serta tujuan dari usaha yang saya jalankan.



VISI          : Dapat berwirausaha tanpa rasa takut, menciptakan kemudahan untuk membeli alat tulis dengan harga terjangkau dan berkualitas bagus, membuat usaha semakin berkembang.

MISI         : Membuka usaha salah satunya dengan cara berjualan alat tulis, alat tulis dapat dibeli di kampus dengan harga terjangkau dan berkulitas bagus, tetap konsisten dalam menjalankan usaha yang saya geluti dan selalu mempromosikan produk-produk usaha sehingga usaha akan semakin berkembang.

TUJUAN : Dengan membuat proposal ini diharapkan agar memenuhi tugas mata kuliah kewirausahaan, sebagai penilaian atas pemahaman dan praktek tugas mata kuliah kewirausahaan yang termasuk sebagai mata kuliah softskill, serta dapat membuka peluang usaha tanpa rasa takut dan berinovasi dalam berwirausaha.





              Produk usaha yang saya geluti akan di pasarkan untuk kalangan mahasiwa/i Universitas Islam Indonesia yang diharapkan tidak hanya mahasiwa/i MIPA saja melainkan mahasiwa/i Universitas Islam Indonesia.



               Dalam produk usaha yang saya geluti saya memilih waktu jangka panjang karena usaha yang saya lakukan adalah menjual alat tulis sehingga penjualan itu tidak dapat habis untuk harian sehingga saya memilih untuk jangka panjang. Berikut merupakan jangka panjang dari produk usaha yang saya jalankan :

  1. Harga Kertas Hvs Rp 100,-/lembar
  2. Harga Kertas Folio Rp 200,-/lembar
  3. Harga Cover HVS Rp 500,-/2lembar
  4. Harga Cover Bufalo Rp 500/lembar
  5. Harga Bolpoin Rp 2.000/biji
  6. Harga Tipe X Rp 4.000/biji
  7. Harga klip laporan Rp 1.000,-/15biji



               Kekuatan produk saya adalah dapat di dapat dengan efiesien, menghemat waktu tidak perlu keluar rumah, mudah di dapatkan di kampus, harga terjangkau sesuai dengan harga normal, kualitas bagus, dan dapat dilakukan dengan COD di kampus Universitas Islam Indonesia. Saya akan mengedepankan kualitas produk, serta kepuasaan pelanggan,  sehingga produk yang saya geluti akan mampu bersaing dengan produk-produk lain yang belum tentu harga terjangkau, kualitas bagus, dan pertama kali produk alat tulis yang dapat COD an.



                Kekurangan produk saya adalah penjualan alat tulis yang tersedia hanyalah terbatas dan tidak komplit seperti di toko alat tulis lainnya, banyaknya toko fotocopyan yang tidak hanya menyediakan fotocopyan saja tetapi menjual macam-macam alat tulis, mudahnya menjalankan bisnis ini sehingga membuat sebagian besar masyarakat tertarik mengeluti usaha jenis ini, sehingga jumlah pedagang akan semakin meningkat dan persaingan pasar semakin meningkat.













IV.       PRODUK DAN JASA



         Produk usaha yang saya geluti adalah produk berupa macam-macam alat tulis yang sering digunakan oleh mahasiswa/i dalam menjalankan aktivitas pembelajaran dikampus, untuk mencapai kebutuhan mahasiwa/i dengan ini saya membuka peluang usaha dimana dapat dilihat dari kebutuhan mahasiwa. Usaha yang akan saya jalankan berupa menyediakan berbagai macam alat tulis yang sering dipakai oleh mahasiswa/i di kampus antara lain adalah kertas HVS, kertas folio, cover laporan, bolpoin, tipe-x, clip laporan sehingga dengan adanya usaha ini diharapkan dapat memudahkan mahasiwa/i mendapatkan alat tulis tanpa harus keluar rumah untuk membeli.



           Produk usaha yang saya geluti mempunyai keunggulan yang tidak di dapatkan di toko alat tulis lain, yaitu dengan COD (Cost Order Delivery) mempunyai sistem yang dapat di beli dengan membayar langsung dan dapat menerima barang langsung serta tranksaksi yang dilakukan dapat di daerah kampus sehingga memudahkan mahasiswa/i untuk membeli produk usaha saya tanpa harus pergi jauh untuk dapat membeli alat tulis sehingga mahasiwa/i dapat membeli alat tulis di kampus Universitas Islam Indonesia dan mahasia/i juga dapat melaksanakan kegiatan perkuliahan tanpa harus bolak-balik untuk membeli alat tulis, dengan adanya sistem tersebut produk usaha yang saya hasilkan mampu bersaing dengan produk lain tidak hanya itu tetapi kualitas alat tulis yang dijual mempunyai kualitas bagus apabila kualitas alat tulis yang saya jual ternyata mempunyai kualitas jelek maka barang dapat ditukarkan pada hari itu juga, serta produk yang saya hasilkan mempunyai harga yang sesuai kantong mahasiswa/i atau harga pada umumnya sehingga tidak membertakan kantong mahasiwa/i. Sedangkan kelemahan pada produk perusahaan saya adalah hanya dapat dilakukan secara COD an di daerah kampus saja karena keterbatasan waktu dan keterbatasan keuntungan, dan produk tidak terlalu lengkap seperti toko-toko lain yang menyediakan komplit alat tulis karena keterbatasan modal.



Sedangkan harga produk usaha yang saya geluti merupakan harga yang terjangkau, berikut merupakan harga kisaran penjualan usaha alat tulis yang saya geluti :

  1.  untuk harga bopoin berkisar Rp. 2.000,-/1bolpoin
  2.  untuk harga kertas HVS berkisar Rp. 100,-/lembar (berat 80gr)
  3.  untuk harga kertas folio berkisar Rp. 200,-/lembar
  4.  untuk harga kertas cover bufalo berkisar Rp. 500,-/lembar
  5.  untuk harga kertas cover HVS berkisar Rp. 500,-/2lembar
  6.  untuk harga tipe x berkisar Rp. 4.000,-/biji
  7.  untuk harga klip laporan berkisar Rp. 1.000,-/15 biji








V.        RENCANA PEMASARAN



5.1 Pemasaran

           Strategi pemasaran adalah pengambilan keputusan-keputusan tentang biaya pemasaran, bauran pemasaran, alokasi pemasaran dalam hubungan dengan keadaan persaingan. Sudah jelas diterangkan bahwa perlu adanya strategi pemasaran yang efisien sehingga usaha yang dijalankan mempunyai strategi dan dapat mewujudkan visi dan tujuan dari usaha itu sendiri. Apabila dalam usaha tidak mempunyai strategi dalam pemasaran, usaha yang dijalankan akan terbelenggu dan tidak tahu arah usaha itu kemana akan jadinya sehingga tidak dapat mewujudkan visi dan tujuan dari usaha tersebut. Dengan perkembangan zaman yang semakin maju ini dan persaingan pasar yang semakin ketat, kita haruslah mempunyai strategi usaha yang matang sehingga usaha yang kita jalankan dapat bersaing dengan usaha lainnya dan tidak ketinggalan tren.



            Dalam riset pemasaran mempunyai 2 macam data yaitu data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang hanya dapat kita peroleh dari sumber asli atau pertama, sedangkan data sekunder adalah data yang sudah tersedia sehingga kita tinggal mencari dan mengumpulkan. Jika data primer harus secara langsung kita ambil dari sumber aslinya, melalui narasumber yang tepat dan yang kita jadikan responden dalam penelitian, maka data sekunder dapat kita peroleh dengan lebih mdah dan cepat karena sudah tersedia misalnya perpustakaan, perusahaan-perusahaan, organisasi-organisasi perdagangan, biro pusat statistik, dan kantor pemerintah. Dalam riset pemasaran usaha yang saya jalankan saya mengambil data primer yang datanya saya peroleh dari narasumber yaitu masyarakat sekitar Universitas Islam Indonesia, tentang berapa banyak usaha yang digeluti dalam bidang penjualan alat tulis. Untuk jumlah toko fotocopyan serta toko alat tulis di sekitaran kampus terpadu Universitas Islam Indonesia berisar kurang lebih 20 toko fotocopyan serta toko alat tulis.



5.2 Ekonomi

           Pada usaha alat tulis yang saya geluti saya akan menargetkankan konsumen 80% yaitu 60% konsumen berasal dari mahasiwa/i MIPA karena ruang lingkup yang kecil dibandingkan dengan mahasiwa/i seluruh Universitas Islam Indonesia dan fakultas MIPA merupakan fakultas saya sendiri sehingga lebih mudah untuk mempromosikan usaha yang saya geluti kepada mahasiwa/i MIPA, untuk 20% saya mentargetkan kepada mahasiwa/i Universitas Islam Indonesia yang mempunyai ruang lingkup yang besar. Permintaan mahasiwa/i merupakan permintaan yang sangat besar karena mahasiwa/i membutuhkan alat tulis dalam mengerjakan laporan maupun proses pembelajaran. Sedangkan tren yang terdapat pada era modern ini adalah penjualan dengan sistem delivery maupun COD dengan adanya tren ini saya tidak ingin ketinggalan tren sehingga saya mencoba sistem COD apabila saya memakai sistem delivery harga alat tulis akan dinaikkan karena bertambahnya uang subsidi. Untuk hambatan yang terjadi di dalam usaha saya adalah persaingan yang semakin ketat, banyak toko-toko lain yang menjual alat tulis yang lebih lengkap, lebih unik, dan kualitas alat tulis yang diperjualakan oleh toko lain mempunyai kualitas yang lebih baik. Untuk mengatasi hal tersebut maka saya mempunyai sistem COD, mencoba melengkapi penjualan alat tulis yang saya jual, menyediakan alat tulis yang unik seperti bolpoin yang ujungnya berbentuk bunga, serta kualitas alat tulis yang saya jual mempunyai kualitas yang baik dan tidak kalah dengan toko-toko  lain. Beberapa hal yang dapat mempengaruhi usaha yang saya jalankan anatar lain apabila saya merubah harga produk usaha saya, maka konsumen akan berhenti untuk membeli produk usaha saya, dan jika saya juga merubah kualitas alat tulis yang sebelumnya berkualitas bagus menjadi kualitas yang jelek akan membuat konsumen enggan lagi untuk membeli produk usaha yang saya jalankan.



5.3 Produk

            Produk usaha yang saya jalankan merupakan produk yang penjualannya dengan satuan biji sehingga memudahkan konsumen untuk membeli sehingga konsumen dapat membeli produk dalam jumlah yang banyak maupun jumlah yang sedikit hal tersebut menjadikan konsumen serta pemilik lebih mudah untuk menghitungnya. Sehingga dapat menguntungkan kedua belah bihak dari pemilik usaha maupun konsumen. Serta keutamaan dalam produk ini adalah sistem COD an di kampus terpadu Universitas Islam Indonesia, sistem tersbut merupakan sistem  yang jarang dipakai oleh toko-toko lain, selain itu keutamaannya adalah mengutamakan kepuasan pelanggan dalam melayani dan kualitas suatu produk usaha yang dapat berpengaruh terhadap promosi usaha.



5.4 Konsumen

            Konsumen yang ditargetkan pada usaha yang saya jalan adalah mahasiswa/i Universitas Islam Indonesia yang tidak hanya mahasiswa/i MIPA saja, mahasiwa/i yang ditargetkan tidak terdapat batasan usia untuk membeli produk usaha yang saya jalankan , tidak ditargetkan untuk batasan semester berapa yang diperbolehkan membeli produk usaha yang saya jalankan, sehingga semua usia semua jurusan dapat membeli produk usaha yang saya jalankan, yang ditargetkan hanyalah mahasiwa/i baik laki-laki maupun perempuan sebagai mahasiswa/mahasiswi Universitas Islam Indonesia.



5.5 Kompetisi

            Kompetisi atau saingan yang dihadapi oleh usaha yang saya jalani ialah toko-toko yang menyediakan alat tulis yang berada di daerah kampus terpadu Universitas Islam indonesia, seperti toko fotocopyan yang menyediakan alat tulis, toko alat tulis. Setelah melakukan pengamatan di daerah sekitar kampus terpadu Universitas Islam Indonesia terdapat kurang lebih 20 toko yang menjual alat tulis. Berikut merupakan daftar toko dan alamatnya :

  1. 2 toko fotocopyan di samping jalan masuk kampus terpadu Universitas Islam Indonesia
  2. 3 toko fotocopyan di daerah Lodadi
  3. 2 toko fotocopyan di daerah depan University Residance
  4. 2 toko fotocopyan di daerah belakang MIPA
  5. 3 toko fotocopyan di daerah belakang FTSP
  6. 6 toko fotocopyan di area kampus di dalam setiap fakultas
  7. 2 toko alat tulis di area jalan kaliurang KM 13

Dengan adanya persaingan yang ketat membuat usaha yang saya jalankan tidak merendah diri dibandingkan dengan toko-toko yang sudah besar melainkan membuat usaha yang saya jalankan semakin berinovasi dan berkreasi sehingga menciptakan hal-hal yang baru yang membuat konsumen semakin tertarik untuk membeli produk usaha yang saya jalankan. Hal-hal baru tersebut merupakan sesuatu yang diciptakan yang belum ada di dalam toko-toko lainnya seperti halnya sistem COD atau Cost Order Delivery dengan adanya sistem tersebut dapat menguatkan produk usaha yang saya jalankan dan berani bersaing dengan toko-toko lain.



Berikut merupakan tabel analisis kompetitif :

Faktor
Produk saya
Kekuatan
Kelemahan
Kompetitor A
Kompertitor B
Pentingnya untuk Konsumen
Produk
Alat tulis

Alat tulis
Alat tulis + fotocopy
5
Harga
Terjangkau

Mahal
Mahal
10
Kualitas
Bagus

Bagus
Bagus
10
Pilihan
Sedikit

Banyak
Banyak
10
Layanan
COD

-
-
10
Kepercayaan
Bagus

Bagus
Bagus
10
Stabilitas
Sabil

Stabil
Stabil
10
Keahlian
-
-
-
-
-
-
Reputasi
Lumayan

Baik
Baik
10
Lokasi
Sekitar UII

Di toko
Di kampus
10
Penampilan
Menarik

Tidak menarik
Menarik
10
Metode promosi
Media sosial

Tidak ada
Tidak ada
10
Kredit
Kredit

Tidak ada
Tidak ada
7
Iklan
-
-
-
-
-
-
Gambar
Poster

Tidak ada
Tidak ada
7

 Keterangan :

1 = kritikan

5 = tidak sangat penting

7 = lumayan penting

10 = sangat penting



5.6 Keistimewaan Produk

           Dalam produk usaha yang saya jalankan ke istimewaan dari produk ini adalah adanya sistem COD yang tidak di miliki oleh produk-produk lainnya, barang dari produk juga berkualitas, harga terjangkau, serta mempunyai sistem pengkreditan.



5.7 Strategi

          Strategi untuk produk usaha yang saya lakukan adalah mempromosikan produk di berbagai media sosial seperti instagram, line, facebook, twitter. Saya lebih memilih mempromosikan di berbagai media sosial karena tidak membutuhkan modal yang besar, modal yang digunakan hanyalah paketan data internet serta dengan mempromosikan di media sosial mahasiwa/i lebih tertarik dibandingan brosur yang di jalan yang hanya di buang dan tidak di baca untuk meminimalisirkan hal tersebut saya mempromosikan dengan cara mengunggah foto atau video tentang produk usaha yang saya hasilkan di berbagain macam media sosial sehingga membuat mahasiwa/i membaca dan mengatahui produk usaha yang saya jalankan serta saya tidak akan ketinggalan tren yang berlangsung di era modern ini. Dengan mempromosikan di berbagai media sosial mempunyai keuntungan yang cukup besar antara lain waktu efisien, tidak membutuhkan uang untuk mencetak.









































VI.    RENCANA OPERASIONAL



            Rencana pengoperasian pada produk usaha yang saya lakukan pertama tama saya akan mengupload poster tentang usaha yang akan saya lakukan dan di dalam poster tersebut terdapat kontak yang dapat dihubungi sehingga membuat mahsiwa/i mudah untuk membeli setelah beberapa mahasiswa/i yang mengontak atau menghubungi saya untuk oder kemudian kita menentukan hari dan tempat untuk CODan. Apabila teman sekelas membeli usaha yang saya jalankan teman-teman hanya meminta dan barang akan saya bawakan pada saat mata kuliah berikutnya atau pada saat hari berikutnya.



    1. Produk

       Produk usaha yang saya lakukan mempunyai sistem COD atau Cost Order Delivery yaitu dapat dibeli langsung dan membayar secara langsung, produk usaha yang saya lakukan juga mempunyai kulitas yang bagus semisal tidak terdapat coretan pada kertas HVS, atau contoh lain bolpoin yang di jual tidak macet dan dapat digunakan untuk menulis secara lancar dan tebal apabila dibuat untuk menulis. Dan pada produk usaha yang saya lakukan mempunyai layanan pelanggan apabila pelanggan tidak puas dengan produk yang dia beli atau terdapat coretan pada produk usaha yang saya jalankan maka konsumen atau pelanggan dapat mengembalikan produk tersebut atau dapat juga dengan menukar produk tersebut dengan produk yang bagus dan kosumen juga dapat memilah milah produk usaha yang saya jalankan.



    1. Lokasi

        Produk dari usaha saya, saya akan menjual produk saya di sekitar kampus terpadu Universitas Islam Inonesia atau sekitar jalan kaliurang km 12-14 sehingga dengan adanya pembatasan lokasi dapat meminimalisir biaya COD yang membutuhkan biaya untuk subsidi. Dengan lokasi di sekitaran kampus akan memudahkan mahasiwa/i untuk membeli dan tidak membutuhkan biaya banyak untuk subsidi.







    1. Legalitas Lingkungan

        Pada usaha yang jalankan saya tidak mempunyai surat izin berjualan dari pemerintah, surat permohonan berjualan, surat izin tempat berjualan, maupun jaminan asuransi secara harfiah usaha yang saya jalankan tidak lah legal karen usaha yang jalankan tidak mempunyai surat izin pemerintahan, tidak terdapat pula jaminan asuransi karena usaha yang saya jalankan adalah usaha kecil yang modalnya kurang dari Rp 500.000,- sehingga tidak perlu adanya surat izin berjualan maupun jaminan asuransi.



    1. Personal

        Usaha yang saya geluti merupakan usaha kecil-kecil yang modalnya kurang dari Rp. 500.000,- sehingga dalam mengelola usaha yang saya jalankan yang bertugas sebagai manager adalah saya sendiri, yang bertugas untuk mengelola keungan, pemasaran, mengelola strategi adalah saya sendiri dan pada usaha yang saya jalankan juga tidak mempunyai karyawan karena usaha ini merupakan usaha personal.



    1. Inventaris

       Produk usaha yang saya jalankan mempunyai sistem supplier yaitu dengan cara saya membeli macam-macam alat tulis di toko yang lebih murah atau toko yang mempunyai sistem grosiran dengan begitu saya dapat mendapatkan keuntungan walaupun sedikit kemudian saya menjual barang tersebut kepada konsumen. Sehingga produk usaha yang saya jalankan ready stock atau barang selalu ada tanpa harus menunggu lama beberapa hari baru ada produknya atau pre order.



    1. Kebijakan Kredit

        Pada produk usaha yang saya jalankan saya mempunyai sistem pengkreditan yaitu memberi jangka waktu kepada konsumen dengan jangka waktu yang sudah ditentukan. Pada sistem ini peng kreditan atau sistem piutang hanya boleh dilakukan oleh pelanggan atau konsumen yang setia memakai produk usaha yang saya jalankan, dan sistem piutang ini tidak untuk konsumen baru karena saya tidak mengatahui dengan pasti alamat, nama, serta tempat tinggal sehingga ditakutkan akan terjadi hal yang tidak di inginkan yaitu tidak membayar produk usaha saya sehingga hanya sistem peng kreditan ini hanya boleh dilakukan oleh pelanggan yang sudah lama memakai produk usaha saya atau dapat juga dengan teman-teman sekelas sehingga sehingga hal yang tidak di inginkan akan terminimalisir. Sedangkan untuk jangka waktu pengkreditan minimal selama 1 hari setelah pembelian produk usaha atau maksimal selama 7 hari atau seminggu setelah pembelian produk usaha saya, dan pembayaran dilakukan secara langsung dengan tempat yang sudah disesuaikan, apabila yang mengkredit adalah teman-teman saya maka pembayaran kredit dapat di kelas.



    1. Pengelolaan Pemasukan

         Berikut merupakan kisaran pemasukan keuntungan bersih serta termasuk piutang dari penjualan produk usaha yang saya jalankan kurang lebih selama lebih dari 90 hari :





Total

Sedang berjalan

30 hari

60 hari

90 hari

 Lebih dari 90 hari

Pemasukan keuangan
Rp 200.000
Rp 50.000
Rp 50.000
Rp 50.000
Rp 50.000
>Rp 50.000
















































VII.     Manajemen dan Struktur Organisasi



          Usaha yang saya jalankan merupakan usaha yang kecil-kecil yang mulai baru memulai usaha dan merintis dari bawah sehingga dalam mengelola usaha yang saya jalankan saya mengolola sendiri, karena usaha ini sangat kecil dan baru akan memulai sehingga saya tidak mempunyai karyawan sedangkan untuk manager dari usaha ini adalah saya sendiri. Untuk pengelolaan keuangan dari biaya pemasukan biaya pembelian saya kelola sendiri, untuk pemasaran produk usaha yang saya jalankan juga saya mengelola sendiri. Sehingga dengan mengelola sendiri saya akan sedikit mengeluarkan biaya pengeluaran karena saya tidak perlu menggaji orang lain untuk menjadi karyawan saya. Dan usaha yang saya jalankan hanyalah usaha yang sangat kecil dan tidak memerlukan karyawan dengan mengelola semua kegiatan saya sendiri saya akan belajar dari pengelaman mengelola biaya agar tidak jadi kesalahan sehingga tidak terjadi kerugian dan dengan mengelola pemasaran produk usaha saya sendiri saya juga akan mengetahui perkembangan pasar di era modern ini sehingga membuat saya untuk termontivasi agar menciptakan inovasi yaitu hal yang tidak dimiliki oleh produk lain dan hal tersebut tidak terduga sehingga poduk usaha yang jalankan akan tetap bertahan di era yang modern ini dan mampu bersaing dengan produk-produk lainnya.

































VIII.     Keuangan Pribadi



         Dalam usaha yang saya jalankan saya akan membedakan keuangan pribadi dengan keuntungan produk usaha saya dengan membedakan keuangan pribadi dengan keuntungan usaha saya akan mengetahui seberapa banyak keuntungan yang saya dapat, apabila keuntungan yang saya dapat masih kecil maka saya harus lebih giat bekerja keras dalam mempromosikan produk usaha saya karen keuntungan penjualan di tentukan oleh promosi suatu produk itu sendiri. Apabila keuntungan yang saya dapat lumayan cukup banyak maka saya akan mengetahui pemasaran produk usaha saya cukup lumaayan bagus tetapi dengan keuntungan yang saya dapat lumayan banyak saya tidak akan merasa bangga pada titik itu jika saya merasa bangga atas hasil yang saya dapatkan saya tidak akan termotivasi lagi untuk mendapatkan keuntungan yang lebih lagi dan keuntungan lumayan yang cukup bagus itu saya akan mempergunakan untuk membeli produk lebih banyak lagi dan lebih melengkapi produk yang tidak ada sebelumnya shingga menjadikan produk saya akna terus bertambahnya barang dan bertamabahnya macam-macam produk usaha yang saya jual sehingga konsumen akan mendapat banyak pilihan dan saya dapat memenuhi kebutuhan konsumen secara lengkap.

         Usaha yang saya jalankan, saya meminjam modal dari keuangan saya sendiri tetapi saya akan mengenmbalikan uang modal tersebut selama 3 bulan sehingga hasil dari keuntungan murni penjualan setelah 3 bulan awal pengenmbalian modal yaitu kira-kira sebesar Rp 100.000/bulan.

































IX.   Rincian Biaya dan Modal



           Dalam usaha yang saya jalankan ini, usaha ini akan berjalan lancar apabila kita mendapatkan modul sehingga dalam membuat usaha hal yang harus diperhatikan atau hal yang sangat penting adalah modal, dengan modal ini akan diketahui banyak atau sedikitnya produk yang dihasilkan contohnya pada usaha yang saya lakukan mempunyai modal hanya sedikit sehingga berefek pada produksi yang saya hasilkan akan tidak lengkap dan jumlah sangat terbatas. Akan tetapi modal tidak hanya berupa uang melainkan dapat berupa jasa misalnya bakat menyanyi berarti orang tersebut mempunyai modal menyanyi.

           Untuk usaha yang saya jalankan saya membutuhkan modal berkisar Rp 150.000,- untuk membeli macam-macam alat tulis, dengan mendapatkan modal sebesar Rp 150.000,- saya memakai uang tabungan saya sendiri sehingga tidak meminta modal ke orang tua. Dengan menabung setiap minggu berkisar Rp 50.000,- maka selama 1 bulan sudah akan menghasilkan modal yang cukup lumayan untuk usah alat tulis. Setelah saya mendapatkan keuntungan saya akan mempergunakan sebagian hasil keuntungan tersebut untuk menjadikan modal tersebut semisal saya meminjam uang untuk modal sebesar Rp 150.000,- dan setiap bulan saya mendaptkan keuntungan bersih sebanyak Rp 100.000,- apabila perhitungan keungan setiap modal maka setengah dari keuntungan bersih yang saya dapat akan saya gunakan untuk modal selanjutnya yaitu sebesar Rp 50.000,- dan sisa Rp 50.000,- akan saya simpan untuk pengemabalian modal awal yang berjumlah Rp 150.000,- sehingga saya dapat mengembalikan modal awal selama 3 bulan, setelah mengembalikan modal awal, maka 4 bulan berikutnya merupakan keuntungan bersih saya tanpa pengembalian modal awal tetapi hasil keuntungan bersih tetap di bagi 2 untuk keuntungan pribadi dan untuk modal selanjutnya atau pembelian produk yang kurang lengkap atau produk mempunyai stock kosong maka setengah dari hasil keuntungan bersih tersebut dapat di pergunakan untuk membeli produk yang stocknya kosong.













X.   Rencana Keuangan



         Pada rencana keuangan usaha yang saya jalankan akan berlangsung selama 12 bulan apakah usaha yang saya jalankan sudah mempunyai keuntungan atau kerugian dan rencana keuangan yang bagaimana yang saya inginkan dalam menjalankan usaha yang saya janlankan.



10.1 Keuntungan selama 12 bulan dan Mengatasi Kerugian

           Selama 12 bulan keuntungan yang di dapat di harapkan mempunyai keuntungan yang lumayan besar untuk keuntungan 12 bulan apabila keuntungan bersih Rp 50.000 pada bulan ke 3 yaitu pelunasan modal awal dan keuntungan bersih dari uang modal, selanjutnya kemudian Rp 50.000,- x 8 = Rp 400.000,- selama 12 bulan. Biaya tersebut merupakan biaya kisaran yang dalam fakta nyata kisaran tersebut bisa menjadi lebih banyak maupun lebih mengecil hal-hal yang memperngaruhi keuntungan adalah jumlah konsumen dan bagaiman suat usah atersebut mempromosikan produk usahanya.

Sedangkan untuk mengatasi hal yang tidak di inginkan yaitu mengalami kerugian karena dalam berwirausaha kita haruslah siap untuk mendapatkan kerugian  karena dengan adanya kerugian kita akan mengetahui bahwa cara yang kita lakukan salah atau kita salah mengabil peluang sehingga apabila usaha yang saya jalankan mengalami kerugian saya akan mencoba bangkit kembali dengan strategi yang baru sehingga tidak terjadi kesalahan lagi dan tidak menyeseli serta tidak myerah apabila terjadi kerugian pada usaha yang jalankan.



10. 2 Keuntungan selama 3 tahun

        Setelah usaha yang saya jalankan mempunyai keuntunga di setiap tahun kemudian di kali dengan 3 jadi perhitungan per tiap 3 bulan sekali dengan adanya perhitunan itu bahwa seberapa tinggi mahasiwa/i dalam memakai usaha yang saya hasilkan. Misalnya keuntungan yang di dapat per tahun Rp 400.000 x 3 = Rp 1.200.000 per 3 tahun. Keuntungan tersebut merupakan keuntungan kisaran saja apabila produk di tambah dan konsumen juga bertambah maka keuntungan akan semakin besar untuk di dapat.



10.3 Rencana Penjualan

     Dalam usaha yang saya jalankan saya mempunyai rencana untuk menjual produk di sekitaran kampus Universitas Islam Indonesia dan mempromosikan produk melalui media sosial serta produk usaha saya mempunyai sistem COD an dan dapat di kredit tetapi hanya untuk pelanggan. COD merupakan uasaha yang mempunyai sistem ada uang ada barang . dengan sistem pembayaran yang langsung diberikan tanpa menunggu beberapa hari untuk mendapatkan barangnya. Serta sistem peng kreditan yang hanya dapa dilakukan oleh pelanggan yang sudah lama memakai produk usaha saya.



10.4 Lembar Keseimbangan

       Dalam usaha yang sukses akan memiliki keseimbangan yang bagus karena seimbang antara menegemen dan laporan. Dalam hal ini usaha yang saya lakukan mencoba seimbang dengan kualitas produk yang selalu bagus, mengedepankan kepuasan pelanggannya, harganya selalu sesuai dengan kantong mahasiswa atau dalam kata lain murah, serta mempunyai sistem CODan yang tidak dimiliki oleh produk-produk lainnya.



10.5 Analisi Data

Berikut merupakan kisaran tentang analisis data tentang modal awal, pembelian produk, penjualan produk, pengembalian modal awal usaha yang saya jalankan :



  • Modal awal : Rp 150.000,-

  • Pembelian Produk : Rp 5.955/satuan

  1. Harga Kertas HVS (Rp 33.000/1 RIM) berat 80gram = Rp 66/lembar
  2. Harga Kertas Folio (Rp 26.000/500 lembar) = Rp 52/lembar
  3. Harga Cover HVS (Rp 5.000/20 lembar) Rp 250/lembar
  4. Harga Cover Bufalo (Rp 8.000/20 lembar) Rp 400/lembar
  5. Harga Bolpoin (Rp 35.000/24 biji) Rp 1.458,833/biji
  6. Harga Tipe X (Rp 18.500/5 biji) Rp 3.700/biji
  7. Harga Klip Laporan (Rp 1.700/60 biji) Rp 28,333/biji



  • Penjualan Produk : Rp 8.300/satuan

  1. Harga Kertas HVS Rp 100,-/lembar
  2. Harga Kertas Folio Rp 200,-/lembar
  3. Harga Cover HVS Rp 500,-/2lembar
  4. Harga Cover Bufalo Rp 500/lembar
  5. Harga Bolpoin Rp 2.000/biji
  6. Harga Tipe X Rp 4.000/biji
  7. Harga klip laporan Rp 1.000,-/15biji


  • Keuntungan yang di dapat
    Penjualan Produk – Pembelian Produk
    Rp 8.300                 Rp 5.955
    = Rp 2.345 x 30 hari
    = Rp 70.350/bulan à Rp 100.000/bulan (sudah termasuk semua)

           Perhitungan di atas merupakan perhitungan satuan perbiji, belum termasuk perhitungan    seluruhnya. Contohnya kertas HVS di jual Rp. 100 dan di beli Rp 66 sehingga untuk keuntungan kertas HVS sendiri Rp 44/lembar kertas dan belum di kalikan dengan pembeliannya yang harusnya 1 RIM apabila di kalikan dengan 1 RIM maka Rp 44 x 500 = Rp 22.000 sehingga keuntungan yang diperoleh semakin banyak. Keuntungan yang di dapat di bulatkan menjadi Rp 100.000 sudah termasuk perhitungan semua pembulatan ditujukan agar perhitungan pengembalian modal lebih gampang untuk menghitung.

  • Pengembalian Modal :
    Keuntungan Rp 100.000/bulan
    Dianalogkan untuk pengembalian Modal Awal 50% dan Pembelian Modal selanjutnya 50% atau Modal Selanjutnya

  1. Modal Awal Rp 100.000 x 50%
    = Rp 50.000
  2. Modal Selanjutnya Rp 100.000 x 50%
    = Rp 50.000
    Sehingga modal awal dapat dikembalikan Rp 150.000 selama 3 bulan (Rp 50.000/bulan x 3 = Rp 150.000)







XI.    Lampiran



Logo usaha                                                      Label harga alat tulis grosiran

 


























Poster usaha



 
































XII.   Kesimpulan



       Pada usaha yang saya jalankan saya memakai modal dengan uang tabungan saya sendiri sehingga saya tidak meminjam uang untuk modal di bank karena usaha yang saya geluti ini merupakan usah kecil-kecilan saja yang baru memulai untuk merintis dari awal dan dalam usaha yang saya jalankan tidak ada penanamn saham karena usaha syang saya jalankan sangatlah baru.

        Produk usaha saya menjual tentang macam-macam alat tulis yang dibutuhkan oleh mahasiswa/i kampus Universtitas Islam Indonesia yang menjual alat tulis dengan harga yang terjangkau, kualitas bagus, selalu mengedepankan kepuasan pelanggan, serta mempunyai sistem COD dan pengkreditan yang hanya bisa dilakukan oleh pelanggan yang sudah lama, pengkreditan ini mempunyai jangka waktu tertentu yang sudah ditentukan. Usaha yang saya jalankan hanya bermodal senilai Rp 150.000. Usaha yang saya jalankan berlokasi di daerah sekitar kampus terpadu Universitas Islam Indonesia, kemudian usaha yang jalankan saya akan mempromosikan lewat postingan di media sosial contohnya instagram, line, facebook, twitter.








Komentar

Postingan populer dari blog ini

MASKER GEL PEEL-OFF DARI LENDIR BEKICOT (Achatina Fulica) DIGUNAKAN SEBAGAI PELEMBAB KULIT WAJAH

GERIATRI

Sistem Informasi Manajemen